Organisasi Pelestari Bahasa Ibu (OPERASI): Revitalisasi Bahasa Gorontalo melalui Media Cetak dan Digital Berbasis Kolaborasi OSIS
DOI:
https://doi.org/10.54923/serambi.v3i1.46Keywords:
revitalisasi bahasa daerah, bahasa Gorontalo, media digital, OSIS, pelestarian budaya, literasi kebahasaanAbstract
Program pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mendukung revitalisasi bahasa Gorontalo melalui pembentukan Organisasi Pelestari Bahasa Ibu (OPERASI) berbasis kolaborasi dengan Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS) di SMA Negeri 3 Gorontalo. Program ini dilatarbelakangi oleh menurunnya penggunaan bahasa daerah di kalangan generasi muda akibat pengaruh globalisasi dan dominasi bahasa internasional. OPERASI memanfaatkan media cetak berupa majalah dinding (mading) dan media digital berupa unggahan media sosial sebagai sarana edukasi, promosi budaya, dan pelestarian bahasa daerah. Metode pelaksanaan dilakukan melalui pembentukan kelompok siswa pelestari bahasa, pendampingan pembuatan karya mading dan infografis digital, publikasi media sosial, serta penyelenggaraan pameran karya. Sasaran kegiatan meliputi anggota OSIS dan seluruh siswa SMA Negeri 3 Gorontalo. Evaluasi program dilakukan melalui tes sebelum dan sesudah kegiatan, observasi partisipasi siswa, serta dokumentasi hasil karya dan publikasi media. Hasil program menunjukkan bahwa anggota OSIS berhasil menghasilkan delapan karya media cetak dan digital yang memuat unsur kebahasaan dan kebudayaan Gorontalo. Selain itu, terjadi peningkatan pengetahuan kebahasaan dan kebudayaan peserta dengan rata-rata nilai tes meningkat dari 57,88 menjadi 70,00. Program ini juga berhasil dipublikasikan melalui berbagai platform media digital dan televisi lokal. Dengan demikian, OPERASI menjadi inovasi revitalisasi bahasa daerah yang mampu meningkatkan kesadaran generasi muda terhadap pentingnya pelestarian bahasa dan budaya Gorontalo melalui pendekatan kreatif, kolaboratif, dan berbasis media digital.



